Rabu, 10 Maret 2010

Kado Buat SBY

Presiden Yudhoyono Terima Penghargaan Dari Australia
Perdana Menteri Australia Kevin Rudd (kanan) menyambut Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono tiba di pangkalan udara Fairbairn, Canberra (9/3). Yudhoyono melakukan kunjungan resmi tiga hari di Australia. (REUTERS/Tim Wimborne)
Presiden RI Dr Susilo Bambang Yudoyono bikin kejutan di Canberra, Australia. Di saat memberikan pidatonya, SBY mengumumkan bahwa gembong teroris Dulmatin al. Joko Pitono al. Muktamar al. Abdul Matin al. Yahya Ibrahim al. Mansyur berhasil ditembak mati Tim Densus 88 Anti Teror ketika lagi asyik ngenet di warnet Multiplus di Kompleks Ruko Pamulang Square. Selain Dulmatin, 2 orang pengawalnya dari Pamulang yaitu Ridwan dan Hasan Nur juga tewas. Dulmatin adalah ahli dalam merakit bom jarak jauh (circuit bomb) dan dipastikan berperan mempersiapkan pelatihan militer di Aceh. Dia juga berperan membeli persenjataan amunisi dan mendanai kegiatan militer. .
''Dia dapat melakukan itu karena sudah mendapatkan aliran dana senilai Rp 500 juta dan ada yang lainnya,'' ujar Kapolri Jenderal Pol. Bambang Hendarso Danuri dalam jumpa pers. Namun, Kapolri enggan mengungkap asal aliran dana itu..

Tidak ada komentar: